Select Page

desa wisata nglangeranDesa wisata nglanggeran, patuk, gunung kidul, menawarkan keindahan dan eksotisme gunung api purba dan embungnya. Uniknya di desa wisata nglanggeran wisatawan dapat merasakan beraktivitas dan hidup di desa.

Di desa wisata nglanggeran wisatawan dapat berinteraksi dengan masyarakat setempat, masyarakat disini sangat ramah tamah dan welcome kesemua wisatawan. Itulah sebabnya wisatawan betah liburan di desa wisata nglanggeran.

Desa wisata nglanggeran bukan sekedar tempat pariwisata saja. Namun desa wisata nglanggeran juga merupakan tempat menimba ilmu bagi siapa saja yang ingin tahu banyak hal tentang desa wisata nglanggeran.

Pesona dan aktivitas yang ada di dalam desa wisata nglanggeran dikelola oleh masyarakat setempat. Masyarakat desa wisata nglanggeran mempunyai tujuan ingin menjadikan desanya sebagai tempat pariwisata dan tempat pusat kunjungan studi banding kegiatan kepermudaan, lingkungan dan pariwisata yang berbasis komunitas.

Kita sebagai warga negara indonesia harus bangga lantaran indonesia kembali menorehkan prestasi dikancah internasional, khususnya dibidang pariwisata. Disebut – sebut kota yang mendapat penghargaan sebagai pariwisata terbaik pada tahun 2016 yaitu kota yogyakarta.

Tak tanggung – tanggung penghargaan tersebut meliputi sebagai desa wisata terbaik SE-ASEAN. Desa wisata yang mendapat penghargaan tersebut adalah desa nglanggeran di kabupaten gunung kidul, yogyakarta.

Desa yang satu ini memiliki sederet pesona alam dan memiliki 2 keunggulan, yaitu ekowisata gunung api purba dan embung nglanggeran. Gunung api burba merupakan salah satu gunung batu dari karst.

Untuk mencapai ke pucak gunung purba dibutuhkan waktu 1,5 jam sampai 2 jam. Sedangkan embung nglanggeran adalah sebuah kolam besar yang berfungsi untuk menampung air hujan dan berfungsi untuk mengumpulkan air yang keluar dari sumber sumurup yang letaknya di gunung purba.

Baca Juga : Keseruan Mengunjungi Taman Safari Indonesia dengan Wahana-Wahana Menarik di Dalamnya

Uniknya dari desa wisata nglanggeran mempunyai program “live in” yaitu kegiatan di homestay. Tujuan diadakannya program “live in” ini adalah agar wisatawan dapat berinteraksi dengan masyarakat setempat dan melakukakan aktivitas sehari – hari bersama masyarakat setempat.

Untuk menindaklanjuti prestasi yang telah diraih desa wisata nglanggeran pihak kementrian pariwisata (Kemenpar) memberikan motivasi dan memberikan langkah – langkah dalam mengelola homstay.

Homestay yang berada di desa wisata nglangeran, kemenpar berharap sudah difasilitasi untuk masuk ke ITX-Indonesia Travel Xchange, digital market place platform yang diendors kemenpar agar memudahkan untuk selling, dan serta mempertemukan seluruh buyers dari seluruh dunia.

Kemenpar juga mengajak pemilik homestay desa wisata nglangeran untuk lebih profesional lagi dalam mengelola homestay. Tak sampai disitu saja kemenpar juga mempersiapkan platform yang tujuannya usaha yang sudah dikelola dengan koperasi itu menjadi korporasi. Kemenpar akan membuatkan laporan keuangan untuk mereka supaya lebih memudahkan mereka dalam mengelola bisnis homestay-nya.

Demi mempermudah akses jalan bagi wisatawan menuju desa wisata nglangeran dan sejumlah destinasi di joglosemar (jogja-solo-semarang), Presiden Joko Widodo akan berencana melakukan groundbreaking pembangunan Bandara di kulon progo pada tanggal 23 januari 2017 dan ditargetkan bandara tersebut bisa cepat selesai serta beroperasi pada juni 2019.

Yuk, segera kemas barang-barangmu dan pilih paket wisata yogya bersama team jpswisata.com