Select Page

Batasi Porsi Makan Anak guna Jenis Makanan Ini

Anak membutuhkan tidak sedikit asupan nutrisi saat dalam masa pertumbuhan. Demi memenuhi keperluan nutrisi tersebut, masing-masing orang tua berjuang memberikan makanan terbaik guna anak-anak mereka. Daging, buah, sayur, dan sumber nutrisi lain mengisi porsi santap anak masing-masing hari.

Namun, tahukah Anda? Meski masing-masing nutrisi tersebut penting, terdapat batasan dalam menyerahkan jenis makanan tertentu pada anak, lho. Apa saja asupan makanan yang usahakan diberi batas dalam porsi santap anak? Simak ulasannya dalam tulisan ini, ya www.studybahasainggris.com.

Batasi Jenis Makanan Ini dalam Porsi Makan Anak

1. Daging
Anak umur 1-3 tahun memerlukan sekitar 1600 kalori, 26 gram protein, dan 44 gram lemak. Angka yang didapatkan menurut Angka Kebutuhan Gizi Kementerian Kesehatan RI ini mesti diisi dengan kombinasi menu berupa karbohidrat, sayur, buah, makanan berprotein, maupun susu. Oleh karenanya, asupan daging pada porsi santap anak usahakan tidak lebih dari 283 gram dalam seminggu supaya diperoleh gizi yang seimbang.

2. Telur Setengah Matang
Telur yang diubah setengah matang rentan berisi bakteri Salmonella yang berbahaya untuk pencernaan si kecil. Oleh sebab itu, telur separuh matang tidak disarankan diserahkan pada anak di bawah umur 5 tahun. Sebaiknya masak telur sampai benar-benar matang sempurna, dengan memasaknya pada suhu paling tidak 85 derajat Celsius.

3. Alpukat
Buah alpukat dapat diserahkan sejak anak berusia 6 bulan ke atas, sebagai MPASI (makanan pendamping ASI). Dengan dosis pemberian sesuai keperluan kalori setiap usia. Bagi anak umur 6-12 bulan memerlukan asupan kalori tidak cukup lebih sebesar 725 kilokalori. Sedangkan pada umur 1-3 tahun memerlukan 1600 kalori.

Sebuah alpukat matang berukuran sedang yang mempunyai berat selama 136 gram, berisi 218 kalori dan 7 gram lemak. Jika kita memberi 2 buah alpukat pada si kecil, maka beberapa besar keperluan kalorinya sudah tercukupi oleh buah ini.

4. Pasta
Pasta berisi karbohidrat rafinasi, yakni karbohidrat yang sudah melalui tidak sedikit proses pengolahan sebelum dikonsumsi. Proses ini bisa mengurangi sampai menghilangkan nilai gizi pada makanan. Di samping itu, jenis karbohidrat rafinasi pun dapat merangsang kegemukan dan diabetes tipe 2 pada anak.

Jika si kecil hendak hidangan pasta, pilihlah yang tercipta dari gandum utuh. Tambahkan sayur dan makanan sumber protein supaya pasta itu tetap bernutrisi. Porsi santap anak guna jenis makanan ini usahakan tidak lebih dari 2-5 sendok santap per hari.

Asupan makanan untuk perkembangan dan memenuhi keperluan nutrisi si kecil memang penting. Namun, usahakan batasi jumlah asupan makanan-makanan di atas dalam porsi santap anak Anda. www.bahasainggris.co.id